TUGAS RESUME SEKOLAH PENGKADERAN
nama: Shofi
Wilda Awalia
departemen: Ekonomi
Syariah
angkatan:
SI 4
divisi:
Mentor
PENGADERAN
MASSAL
by; Akhmad Guntar
Mengapa pengaderan
perlu ada?
karena
pengaderan sangat penting, dimana pengaderan merupakan salah satu kegiatan yang
dapat membangun, menumbuhkembangkan,
meningkatkan kualitas serta kuantitas mahasiswa baru.
Kaderisasi
dan Pengaderan
1.
ospek bukan jalan kaderisasi satu-satunya. Tanpa ospek pun kaderisasi tetap
berjalan.
2.
ospek memang masuk dalam rangkaian pengaderan, sehingga bukanlah satu-satunya
dan bahkan bukan yang paling utama.
3.
pengaderan adalah proses jangka panjang dalam bentuk pembinaan dan pengarahan.
Benefit
Kaderisasi bagi mahasiswa baru
1. Membantu angkatan
untuk bisa kompak, penuh solidaritas, dan maju bersama
2. Membuat Anda bisa
lebih cepat beradaptasi dg sistem belajar
3. Memperbesar
peluang Anda untuk bisa dapet IP yang memuaskan
4. Mempercepat kecepatan
Anda dalam meraih prestasi keprofesian
5. Membantu Anda
untuk bisa memanfaatkan sepenuhnya seluruh potensi & sumber daya yg ada di
kampus
6. Membantu Anda
dalam membangun rasa percaya diri
Tujuan Pengaderan
1. Membuat maba lebih
pede sekaligus lebih rendah hati
2. Membuat maba kenal
satu sama lain
3. Membuat maba lebih
pintar dalam belajar
4. Membuat maba lebih
familiar dengan kehidupan kampus
5. Memupuk mindset
mahasiswa kepada maba
Peran instruktur
1.Menginstruksikan
dan memastikan
Contoh: peserta sudah sholat, sudah makan, sudah membawa perlengkapan,
mengenakan (atau melepas) tanda kepesertaan, mengumpulkan tanda kepesertaan,
berbaris dengan rapi & tenang sesuai dengan arahan sesi, meneriakkan
yel-yel (atau diam).
2. Menjaga kondusivitas
Contoh: memastikan tidak ada non panitia yg melakukan intervensi, menjaga agar
tidak ada warga KM ITS yang memasuki barisan peserta dalam sesi yang
mensyaratkan untuk itu, mensterilkan maba dari warga jurusan dalam sesi yg
mensyaratkan untuk itu, menjaga agar barisan tetap rapi & tidak terjadi
benturan fisik dan psikologis antar jurusan/gugus.
3. Meningkatkan
partisipasi
Contoh: : mencegah adanya tindakan/sikap kurang produktif pada setiap sesi,
mendorong maba berpendapat dan berpartisipasi dalam setiap sesi.
Tugas Instruktur
1. Memastikan
maba dalam state/postur yang kondusif untuk bisa sehat berpikir dan
mengungkapkan pendapat.
2. Memastikan
maba dalam ambang yang kondusif & proporsional.
3. Menetralisir
ekses negatif dari sumber manapun.
4. Menanamkan
identitas yang produktif.
Dampak Pressing yang
Salah
1. Timbul perasaan
sakit hati
2. Stress
3. Terhalang dari
berpikir jernih
4. Terhalang dari
terima hikmah & pembelajaran
5. Cara berpikir dan
sikapnya mjd reaktif
6. Mencari solusi
& alternatif sikap apa adanya
7. Bertidak tak bijak
8. Tidak Belajar
apapun
9. Keutuhan antar
angkatan tidak terwujud
Kelompok kepribadian
manusia
Sanguinis:
cenderung populer dan disenangi banyak orang,hidupnya penuh dengan bunga
warna-warni,senang berbicara tanpa dihentikan,gejolak emosinya bergelombang dan
transparan, senang menolong orang lain tetapi tidak dapat jadi sandaran,pada
suatu saat dia teriak kegirangan kemudian beberapa saat dia bisa jadi menangis
tersedu-sedu, sedikit pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berfikir pendek,
dan hidupnya serba tidak teratur.
Melankolis: suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali
memikirkan segalanya secara mendalam, mendominasi pembicaraan,
namun orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan,
lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia
pikirkan secara mendalam sekali, selalu ingin serba sempurna,
selalu ingin teratur.
Koleris: suka sekali mengatur orang, suka menunjuk atau
memerintah orang, senang dengan tantangan, suka petualangan,tegas, kuat, cepat
dan tangkas dalam mengerjakan sesuatu.
Plegmatis: ia
mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya nggak terus berkepanjangan,
kaum phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin, cenderung
diam, kalem dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan, dengan
sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil
keputusan ia akan terus menunda-nunda, kalau anda lihat tiba-tiba ada
sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus,
maka pastilah para pendengar yang berkerumun itu orang-orang plegmatis. Sedang
yang bicara tentu saja sang Sanguinis.
Cara
memenangkan kepribadian manusia
Sanguinis: Bersikap
ramah & bersahabat ,Beri mereka kesempatan berbicara & bercerita,
Bersikap santai & rileks lah,Fokus pada tujuan,Jangan kehilangan
kendali,Tertawalah bila memang lucu , Tunjukkan antusiasme.
Koleris: Jangan
bergurau, Tidak perlu banyak basa-basi, langsung saja ke pokok masalah, Berilah
kesempatan dia mengendalikan, Bersikap tegas & percaya diri, Bersiaplah
untuk di-test, Jangan takut dg sikap kerasnya.
Melankolis: Kurangi
basa-basi ,Perbanyak angka, data, fakta & analisa ,Jangan bertindak konyol
& bodoh, Bersikap serius, berkonsentrasilah, Beri mereka waktu untuk
berpikir & menganalisa ,Tampillah rapi, Tunjukkan bahwa anda penuh
persiapan, Tepati waktu.
Plegmatis: Bersikap
ramah & bersahabat, Jangan terlalu memaksa untuk akrab , Berilah kesempatan
pada mereka untuk berpikir , Jangan memaksa, Dapatkan kepercayaan dari mereka,
Jangan mendebat , Tampillah dg ketegasan & PD.
Nilai-nilai
ke UISIan
By:
Bu Kuntum
Visi
UISI
Menjadi institusi pendidikan tinggi
unggul yang inovatif, berkualitas tinggi, dan berdaya-saing internasional serta
didukung praktik-praktik terbaik industri.
Misi
UISI
1.
Menyelenggarakan pendidikan tinggi (pengajaran,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) yang inovatif, berkualitas tinggi
dan berdaya saing internasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat,
bisnis dan industri.
2.
Membentuk sivitas akademika yang amanah, beretika, dan
berorientasi pada kemajuan, serta menjunjung tinggi budaya berbagi pengetahuan.
3.
Menghasilkan lulusan yang berbudi luhur, berwawasan
internasional, menjunjung kearifan lokal, profesional dan berdaya saing tinggi
serta berjiwa kewirausahaan.
4.
Mengembangkan jejaring kerjasama dengan dunia
pendidikan dan industri untuk meningkatkan kualitas dan relevansi
penyelenggaran pendidikan tinggi.
5.
Menyelenggarakan tata kelola pendidikan tinggi yang
profesional, akuntabel, dan senantiasa menegakkan citra institusi dengan
dukungan teknologi informasi dan komunikasi.
6.
Mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan tinggi
yang efisien dan ramah lingkungan serta mendukung penciptaan iklim akademik
internasional.
Sejarah
singkat UISI
Dulu UISI adalah STIMSI dimana STIMSI berubah menjadi UISI. Dulu STIMSI hanya
membutuhkan waktu 2 bulan dalam pembangunannya dan hanya memiliki beberapa
kelas dalam 1 gedung dan berada di lantai 2. Karena lantai 1 nya masih menjadi
tempat kerja karyawan semen.
Pembukaan kampus STIMSI diresmikan pada tanggal 11 Mei 2013. Pada waktu itu
hanya dibuka kuota 150 kursi namun melebihi ekpektasi ternyata yang daftar ada
sekitar 750 orang. Karena hal itu, STIMSI pun memiliki nyali untuk merubah
STIMSI menjadi UISI kampus internasional. Dulu kampus STIMSI hanya memiliki 2
prodi. Namun sekarang sudah ada 10 prodi.
Komentar
Posting Komentar